Beliebte Beiträge

Alle Inhalte und Inhalte auf dieser Webseite sind vollständig im besitz OASEfighters. Diberdayakan oleh Blogger.

Blog-Archiv

Etikett und Kategorien

Folge uns auf Twitter

Minggu, 09 April 2017

SFC : SMANSA Futsal Competition


        Hai, guys! Kali ini OASE berkesempatan untuk berbagi informasi untuk kalian mengenai event SFC. Apa sih, SFC itu? Nah, SFC adalah pertandingan futsal antar kelas X dan XI yang diselenggarakan oleh OSIS khususnya sekbid Pendidikan Jasmani dan MMPK komisi D serta merupakan acara tahunan dari SMANSA. Event yang bertempat di Planet Futsal ini diselenggarakan untuk mengasah potensi anak-anak SMANSA dalam bidang olahraga khususnya futsal sekaligus untuk refreshing terutama bagi para siswa laki-laki. Event ini diselenggarakan pada tanggal 3-8 April 2017.


Suasana saat pertandingan berlangsung

Sumber : RAW

         Dalam SFC ini, siswa dibagi menjadi 20 tim. Kemudian mereka dibagi menjadi 5 grup, setelah itu diambil 2 tim teratas dari tiap grup dan dilanjutkan dengan sistem gugur. Dan juara pertama direbut oleh kelas XI MIPA 8, juara kedua diraih oleh kelas XI MIPA 5, serta juara ketiga oleh kelas X MIPA 9. Wah, selamat untuk para pemenang! Rizky Muhammad Al Fathin selaku ketua panitia SFC mengatakan bahwa akan ada hadiah untuk para pemenang.


Salah satu tim peserta futsal

Sumber: RAW

        Antusiasme dari siswa SMANSA untuk SFC cukup tinggi dan diharapkan para pemain maupun supporter lebih antusias lagi untuk event ini kedepannya. Isna Nur Aini yang merupakan salah satu supporter mengatakan bahwa event ini keren serta sebagai wadah untuk menyalurkan hobi siswa laki-laki. Ia juga berpesan agar SFC tahun depan menyediakan tempat yang lebih luas sehingga para supporter bisa lebih leluasa.
Wah, event SFC ini seru sekali, ya! Baiklah, sekian dulu liputan dari OASEfighters kali ini. Sampai jumpa di liputan selanjutnya! (FMN//EXS)


Rizky Muhammad Al Fathin (ketua penyelenggara)

Sumber : RAW

Minggu, 05 Februari 2017

HUT 40 Teater Kosong : Tribute to Mrs. Wewah (4/2)



Bersama kami berjuang dalam harapan,

Agar selalu berjaya di masa depan.

4 Februari 2017, kami masih berdiri di sini,

Empat dekade telah kami jalani sebagai pengembara mimpi.”
  
       Begitu sepenggal puisi dari Teater Kosong, yang pada 18 Januari 2017 lalu genap berusia 40 tahun. Puncak HUT Teater Kosong ke-40 dilaksanakan pada Sabtu, 4 Februari 2017 di Aula SMA Negeri 1 Surakarta. Acara ini dimulai pada pukul 16.00 WIB. Perayaan ini membuat aula SMANSA ramai oleh para penonton. Tidak hanya dari warga SMANSA saja lho, teater dari sekolah lain juga turut hadir di acara ini, seperti Teater Ciman dari SMA Negeri 2 Surakarta dan Teater Golek dari SMA Negeri 4 Surakarta.
 
       Perayaan HUT Teater Kosong kali ini bertajuk “Tribute to Mrs. Wewah”. Menurut Widihanantoro Adi selaku Ketua Panitia, HUT ke-40 ini merupakan sebuah persembahan, penghargaan, dan ucapan terimakasih kepada Ibu Wewah Ratna Wardhani yang merupakan salah satu dari perintis Teater Kosong dan telah menjadi pembina Ekstrakurikuler Teater Kosong selama 25 tahun terakhir. Acara HUT ke-40 ini ingin diberikan sebagai hadiah dari Teater Kosong sebelum beliau pensiun.
       Perayaan ini diisi dengan berbagai penampilan. Setelah sambutan dari Ketua Panitia, SLIME dan komika SLC menghibur penonton sebagai pembuka acara HUT Teater Kosong ke-40. Selain itu, MC juga membagikan banyak doorprize untuk penonton. Seru ya! Tahun ini, Ibu Wewah selaku pembina Teater Kosong juga turut berpartisipasi memeriahkan acara. Beliau menyampaikan rasa bangga dan bahagianya telah menjadi bagian dari Teater Kosong. Setelah itu, Ibu Wewah menampilkan sebuah musikalisasi puisi “Dengan Puisi, Aku” karya Taufiq Ismail. Di akhir penampilan beliau, Ketua Teater Kosong, Muhammad Affan dan Ketua Panitia HUT Teater Kosong ke-40, Widihanantoro Adi memberikan kejutan pada Ibu Wewah.
Musikalisasi Puisi oleh Ibu Wewah (Sumber: OASE)
       Pada acara ini, tampil 2 pementasan teater oleh Teater Kosong. Pementasan pertama dibawakan oleh kolaborasi antara Angkatan 36, 37, 38, dan 39. Kolaborasi ini sukses memancing gelak tawa para penonton selama pementasan. Kemudian, pementasan selenjutnya adalah pementasan yang dibawakan oleh Angkatan 40. Pementasan ini menceritakan masa-masa di SMA. Acara puncak yakni pemotongan tumpeng oleh Ibu Arni Fera kemudian menyerahkannya kepada Ketua Teater Kosong, Muhammad Affan dan Ketua Panitia HUT Teater Kosong ke-40, Widihanantoro Adi.

Pementasan Kolaborasi 4 Angkatan (Sumber : OASE)

Pemotongan Tumpeng oleh Ibu Arni Fera (Sumber: OASE)

Widihanantoro Adi, Ketua Panitia HUT 40 Teko (Sumber: OASE)
       Penonton sangat antusias menyaksikan keseluruhan acara ini. “Acaranya seru, meriah, dan menarik,” ujar Nadia Sajida Irsyad dari Teater Golek. Dia juga menyampaikan bahwa penampilan dalam acara ini menunjukkan kesolidan para anggota Teater Kosong.

       Nah, Sobat OASE, penampilan Teater Kosong ini seru, kan? Selamat Ulang Tahun yang ke-40, Teater Kosong! (YAN//IIH)

Jumat, 03 Februari 2017

Smansa Berbicara 2017 : "SMANSA de La Nostra"


Pada hari Jumat, 3 Februari 2017, MMPK SMA Negeri 1 Surakarta kembali menyelenggarakan acara tahunan yaitu SMANSA Berbicara. Seperti yang dikatakan Ibu Harminingsih dalam sambutannya, kegiatan ini bertujuan untuk menyalurkan aspirasi, baik berupa saran, kritik, maupun solusi melalui komunikasi yang baik dan benar. Kemudian, aspirasi tersebut dapat membantu seluruh warga SMANSA untuk merencanakan dan memperbaiki agenda demi kemajuan di tahun mendatang. Acara ini juga merupakan puncak dari serangkaian kegiatan Aspiration Day yang dilaksanakan setiap 2 bulan sekali, lho.
Suasana acara SMANSA Berbicara 2017
SMANSA Berbicara tahun ini mengusung tema “SMANSA de la Nostra” yang diambil dari bahasa Spanyol yang berarti SMANSA punya kita. Menurut Fauzan Ichsanul kelas XI IPA 1, selaku ketua penyelenggara, maksud dari tema kali ini adalah untuk menumbuhkan rasa cinta kepada SMANSA dan menekankan bahwa SMANSA adalah bagian dari kita.
Fauzan Ichsanul (XI IPA 1) ketua penyelenggara SMANSA Berbicara 2017
Acara ini dihadiri oleh kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, kurikulum, humas, dan sarana prasarana. Tak lupa hadir pula beberapa bapak ibu guru, pengurus MMPK OSIS, perwakilan kelas X, XI, XII, serta perwakilan ekstrakurikuler. Sehingga suasana acara kali terlihat ini sangat meriah dengan antusiasme peserta yang tinggi. Seperti halnya yang dirasakan Arya Surya kelas XI IPA 6, yang menuturkan bahwa dia tidak ingin melewatkan acara SMANSA Berbicara tahun ini, karena pada tahun sebelumnya berhalangan hadir.
Antusiasme siswa yang tinggi menghadiri SMANSA Berbicara
Pengurus OSIS yang turut hadir dalam acara SMANSA Berbicara
 Yang menjadi acara utama yaitu disampaikannya jawaban-jawaban atas berbagai macam permasalahan yang terjadi di sekitar SMA Negeri 1 Surakarta oleh keempat Waka serta ketua MMPK dan OSIS.
Kepala Sekolah, Waka, Ketua MMPK, dan OSIS memberi tanggapan
Dan acara yang tidak kalah menariknya adalah penampilan dari Kasansa, Expresso, dan VIVO Slime. Menurut Hasna Nur Fadillah kelas XI IPS 2 yang saat itu hadir sebagai perwakilan ekstrakurikuler Marga Giri, dia merasa penampilan ekskul kali ini bisa memecah suasana yang awalnya terlalu serius. Penonton sangat antusias dengan adanya penampilan memukau dari Kasansa dengan gerakan cepatnya menari Saman, Expresso yang membawakan lagu-lagu tradisional dengan alat musik perkusinya, serta kolaborasi VIVO dan Slime dengan alunan lagu Cinta Indonesia.
Kasansa menari dengan kompak pada acara SMANSA Berbicara
Expresso membawakan beberapa lagu seperti Suwe Ora Jamu dan Rasa Sayange
Kolaborasi VIVO dan Slime
Acara tersebut dilanjutkan dengan dibukanya sesi aspirasi umum bagi siswa yang ingin menyampaikan pendapatnya. Kesempatan ini sangatlah berharga karena kita dapat mengutarakan pendapat secara langsung dan kemudian akan ditanggapi oleh bapak ibu guru saat itu juga. Sesuai yang telah dituturkan Muhammad Ridho kelas X IPA 6, “Acara ini sangat membantu karena semua warga sekolah bisa menyampaikan pendapatnya pada sekolah.”
Salah satu siswa yang menyampaikan pendapat pada sesi aspirasi umum
Di penghujung acara, ketua penyelenggara SMANSA Berbicara tahun 2017 memberikan kenang-kenangan berupa lukisan kanvas bertuliskan “Smansa Berbicara 2017, Smansa de La Nostra” kepada sekolah.
Pemberian kenang-kenangan secara simbolis
Nah, gimana, OASEreaders? Sudah siapkah kamu membangun masa depan SMANSA yang lebih baik? Untuk itu, kalian tidak perlu malu untuk menyalurkan aspirasimu melalui MMPK. Seperti yang diucapkan Bapak Drs. Agus Suyanto, bahwa kita harus berterus terang dalam menyampaikan pendapat kita, jangan malah dipendam sendiri, ya, guys. (KHN/EAA)

Senin, 30 Januari 2017

Fly, and Catch Your Dream with MASKOT 2K17 (29/01)



Halo, OASE readers! Kali ini OASEfighters meliput salah satu event tahunan Kasmaji yaitu MASKOT. Apa sih MASKOT itu? MASKOT atau Kasmaji Tryout merupakan tryout SBMPTN yang dilaksanakan setiap tahunnya dan bertempat di SMA Negeri 1 Surakarta. MASKOT 2K17 yang dilaksanakan pada hari Minggu, 29 Januari 2017 ini mengangkat tema Fly, and Catch Your Dream. Tujuan utama dari MASKOT 2K17 sendiri adalah untuk mempersiapkan para siswa kelas 12 dalam berkompetisi di SBMPTN. Tujuan lainnya adalah agar para peserta MASKOT yang berbeda sekolah dapat saling mengenal dan untuk mempererat kembali kekeluargaan dalam Kasmaji 2016 ini. Kurang lebih 800 peserta dari SMA se-Karesidenan Surakarta berpartisipasi dalam MASKOT tahun ini, tak terkecuali Lily. Siswi SMA Negeri 1 Surakarta ini mengikuti MASKOT dengan alasan agar ia dapat menambah wawasan tentang SBMPTN dan mengukur kemampuannya.
            MASKOT yang dilaksanakan oleh Kasmaji 2016 ini menjadi MASKOT ke-5 yang sudah diselenggarakan sejak tahun 2012. Yang membuat MASKOT tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya salah satunya adalah tema yang menggambarkan agar para peserta mau terbang untuk mencapai mimpi mereka serta memberi kesan yang komunikatif dengan memberikan kuis kepada para peserta seperti yang dituturkan oleh ketua panitia pelaksanaan MASKOT 2K17, Pieter Noviari Prasetyo. Alumnus SMANSA yang biasa dipanggil Mas Pieter ini juga berharap dengan diadakannya MASKOT, para peserta dapat lebih yakin untuk lolos dalam SBMPTN.

Ketua Panitia Pelaksanaan MASKOT 2K17, Pieter Noviari Prasetyo
Suasana saat pengerjaan soal
 
Lily, salah satu peserta MASKOT 2K17


            Kegiatan MASKOT 2K17 ini dimulai pada pukul 06.30 dengan open gate dan penukaran tiket. Setelah itu, para peserta memasuki ruangannya masing-masing. Tepat pada pukul 08.00, para peserta MASKOT mulai mengerjakan soal. Pertama, mereka mengerjakan TKPA (Tes Kemampuan dan Potensi Akademik) terlebih dulu. Kemudian, pada jam 10.00 dilanjutkan dengan pengerjaan TKD (Tes Kompetensi Dasar). Setelah pengerjaan selesai, dilanjutkan dengan ishoma (istirahat, sholat, makan). Acara pun dilanjutkan dengan sambutan ketua panitia. Kemudian, penampilan beberapa ekstrakurikuler dari SMANSA nih! Kali ini, SMANSA mempertunjukkan ekstrakurikuler KASANSA, SLIME, VIVO, ONEROUS, dan EXPRESSO. Gak hanya itu saja lho, Kasmaji 2016 juga menampilkan band yang mereka miliki, salah satunya adalah Minion. Setelah performances tadi, para juara MASKOT 2K17 dari Saintek maupun Soshum pun diumumkan, dan acara ditutup pada pukul 14.55. Oh ya, selain itu, di MASKOT juga tersedia University Expo serta stand makanan dan minuman, lho. Wow, pasti mengasyikkan, ya!

Penampilan KASANSA pada MASKOT 2K17
 
Penampilan VIVO pada MASKOT 2K17
             

Nah, OASE readers, seru bukan MASKOT tahun ini? Oke, sekian liputan dari kita. Sampai jumpa di liputan selanjutnya! (NEY//SLK)

Kamis, 26 Januari 2017

SCOPE : Setetes Darah Sejuta Kebahagiaan


Halo, OASE readers! Kali ini SMA Negeri 1 Surakarta kembali mengadakan acara Smansa Care of Public Health. Acara yang diadakan tiap tahunnya ini merupakan acara pendonoran darah. Acara yang lebih dikenal dengan sebutan SCOPE ini diselenggarakan untuk mengenalkan kepada siswa mengenai pentingnya pendonoran darah. Kegiatan yang bertempat di SMANSA ini diselenggarakan pada tanggal 26 Januari 2016. Selain bertujuan untuk menolong sesama kegiatan ini juga bermanfaat bagi pendonor. Karena apa? Dengan kegiatan ini dapat menjaga kesehatan jantung serta melancarkan peredaran darah.

Antusiasme siswa dan guru mengikuti pendonoran darah

Untuk menjadi pendonor tentu saja ada persyaratan tersendiri. Yang pertama, tekanan darah dan kadar hemoglobin pendonor harus normal. Kemudian, berat badan yang dimiliki pendonor minimal 45 kg. Dan yang terakhir pendonor minimal berusia 17 tahun. Kegiatan ini disambut baik oleh para siswa dan juga para guru. Bahkan para siswa yang belum cukup umurpun mereka sangat bersemangat untuk mengikuti kegiatan ini. Namun, mengingat adanya persyaratan, para siswa yang belum cukup umur tentu saja belum diperbolehkan untuk mendonorkan darah. Wah, cukup menarik bukan? Jadi kegiatan ini juga digunakan untuk memperkenalkan dan memotivasi para siswa untuk mendonorkan darah. Bagaimana OASE readers apakah kalian juga tertarik untuk mengikuti kegiatan bermanfaat ini?

Ketua penyelenggara kegiatan SCOPE

Suasana lokasi pendonoran darah

Minggu, 22 Januari 2017

Lagawirata, “Pahlawan Masa Depan, Relawan Pelita Bangsa”


            Halo OASE readers! OASE kali ini kembali dengan berita update yang baru saja terjadi. Apalagi kalau bukan "Lagawirata"? Acara PMR ini sudah menjadi acara tahunan di Smansa. Sebenarnya lagawirata adalah sebuah singkatan dari latihan gabungan PMR Wira Se-Surakarta. Tentu saja acara ini diikuti oleh berbagai organisasi PMR di beberapa sekolah di Surakarta. Tahun ini, acara lagawirata diadakan di SMAN 1 Surakarta pada Minggu, 22 Januari 2017. Tema yang dipilih kali ini yaitu “Pahlawan masa depan, relawan pelita bangsa”. Tentu panitia memiliki alasan sendiri untuk memilih tema ini. Karena kata pahlawan sering dikaitkan dengan relawan yang membatu tanpa pamrih, itulah alasan yang dijelaskan oleh Alfien Diva Kayyisa, ketua panitia acara lagawirata. Selain itu, gadis 16 tahun ini yang sering disapa Alfien juga mengatakan bahwa dengan tema tersebut, panitia mengadakan lomba maskot yang pastinya bakal lebih menarik dengan tema pahlawan alias super hero. Penasaran kan penampilan teman-teman kita dalam balutan kostum pahlawan yang pasti kocak dan kreatif. Menurunya juga, acara lagawirata ini memiliki beberapa tujuan dan manfaat. Diantaranya yaitu untuk meningkatkan rasa kekeluargaan juga menambah teman dan pengalaman.
Alfien Diva Kayyisa, ketua panitia Lagawirata
Acara lagawirata dimeriahkan dengan lomba-lomba, pemberian materi, dan bazar. Lombanya antara lain lomba cocard, lomba selfie, lomba supporter, dan lomba maskot. Pemberian materi ditujukkan kepada peserta travelling. Lomba ini dipersiapkan dengan baik oleh para peserta, terutama lomba supporter. Peserta lomba best supporter dari MAN 1 Surakarta mengaku telah mempersiapkan sejak satu minggu yang lalu. Bagi peserta lomba travelling, sebelumnya ada pemberian materi oleh tiga orang pembicara. Mas Barli yang menjelaskan tentang cara komunikasi yang baik, Mas Dimas yang menjelaskan tentang pertolongan pertama, dan Mbak Rosi yang menjelaskan tentang perawatan keluarga. 

Dimas Trisuseno sedang memberi materi tentang pertolongan pertama

Suasana Bazar

 
Dimulai dari jam 07.00, acara lagawirata dibuka dengan beberapa sambutan. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pemberian materi dari pembicara kepada peserta travelling. Saat menerima materi, beberapa peserta mengajukan maupun menjawab pertanyaan. Oleh karena itu, peserta dinilai antusias walau kadang masih malu-malu. Saat peserta travelling mendapat materi, peserta lain memiliki waktu bebas untuk membeli berbagai macam makanan dan minuman di bazar. Lomba pun dimulai setelah jeda ishoma. Peserta travelling memulai perjalanannya. Peserta dipisah menjadi beberapa kelompok. Tiap kelompok terdiri dari peserta dari berbagai sekolah. Mereka pun menjalani pos-pos yang dapat mengasah kemampuan mereka dalam dunia kepalangmerahan. Pada waktu yang sama, terdapat lomba supporter yang diadakan di aula. Setelah dimulai, aula yang sepi seketika menjadi ramai karena sorak sorai para supporter ini. Mereka sangat bersemangat untuk menyanyikan yel-yel masing-masing. Bahkan untuk saling berbalas komentar, mereka melakukannya dengan bernyanyi secara kompak, seperti “tepuk salut” atau “good job”.

Supporter Smansa sedang menyanyikan yel-yel. 
Sumber : PMR Wira Smansa
Kegiatan Travelling di dalam ruangan

 Eiits, keseruan ngga bergenti di sini.    
 Setelah melaksanakan ishoma sholat ashar, lomba maskot dimulai. Semua peserta bersemangat untuk melihat dan menyemangati para kandidat maskot. Seperti yang diharapkan, kostum yang dibawakan sangat keratif. Dari mulai kostum yang cantik sampai yang seperti transformer, dikenakan oleh para peserta maskot. SMAN 1 sendiri menggunakan karakter Robin sebagai maskot. Selain itu, kostum maskot lainnya seperti Zorro, Batman, Black Widow, Flash, Superman versi wanita, Wonder Woman,  Kapten Amerika, Wolverine, ninja, Joker, Harley Quinn, dan Thor. Uniknya, setiap kostum punya filosofi sendiri lho...

Kostum transformer ambulans dari SMK 6 Surakarta
Kostum Zorro dari MAN 1 Surakarta
Setelah semua peserta maskot selesai, saatnya pengumuman. Sebagai peserta travelling, kelompok 6 dinobatkan sebagai kelompok tersemangat, kelompok 4 sebagai kelompok terajin, dan kelompok 7 sebagai kelompok terkompak. Selanjutnya diumumkan juara cocard terbaik. Pada kompetisi ini, SMAN 1 Surakarta mendapatkan juara ketiga. Untuk lomba selfie, SMK Farmasi adalah juaranya. Sedangkan identitas best supporter diberikan kepada SMAN 8 Surakarta. Terakhir, maskot terbaik kali ini adalah Zorro yang dipakai oleh MAN 1 Surakarta.
Setelah semua kegiatan, kita pun telah mencapai penghujung acara. Sebelum ditutup, acara lagawirata disuguhi oleh pidato dari salah satu peserta supporter SMAN 8 Surakarta yang berisi ucapan turut berduka kepada para sesaji atas peristiwa yang baru saja terjadi. Lalu, pembawa acara pun menutup acara dengan doa bersama.    
Itulah kegiatan lagawirata kali ini. Tidak gading yang tak retak, semua hal pasti memiliki kekurangan. Salah satu pembicara, sebut saja Mas Dimas, ingin agar kegiatan pemberian materi dilakukan terpisah sesuai bidangnya masing-masing sehingga waktu pun dapat diperpanjang. Akan tetapi, menurut Alfien, penggabungan pemberian materi dilakukan agar siswa juga dapat belajar di luar bidangnya sehingga dapat menambah wawasan. Harapan Alfien untuk Lagawirata yaitu semoga Lagawirata dapat dikembangkan menjadi lebih baik lagi. 

Peserta dan panitia Lagawirata

Nah, gimana nih oase readers?  Pasti kebayangkan serunya acara Lagawirata kali ini. (RSA,FTU)

Rabu, 19 Oktober 2016

LEGOLAND & MARKET DAY 2016



  Hai, OASE readers! Dalam rangka memperingati bulan bahasa, OSIS SMA Negeri 1 Surakarta kembali mempersembahkan acara Legoland dan Market Day pada Sabtu, 15 Oktober 2016 bersamaan dengan penerimaan hasil Ujian Tengah Semester. Acara ini dibuka dengan pengenalan stand dari tiap kelas, dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Sekolah dan Dinas Dikpora. Acara tersebut diselenggarakan juga untuk menyosialisasikan gerakan literasi sekolah. Legoland sendiri mengambil tema “Setetes Rindu Tak Bersayap”. Dilanjutkan dengan musikalisasi puisi dari beberapa kelas yang lolos ke babak final, kemudian penonton dihibur oleh penampilan dari salah satu ekskul di SMANSA, yaitu SMANSA Laugh Community (SLC)

Bazaar Buku (Sumber: OASE)
Pameran Hasil Karya Siswa (Sumber: OASE)
  Saat memasuki lapangan depan, orang tua yang mengambil hasil Ulangan Tengah Semester disambut oleh kemeriahan bazar kewirausahaan dari masing-masing kelas. Kemudian saat memasuki lobby sekolah orang tua disambut oleh bazar buku yang bekerjasama dengan Togamas dan Tiga Serangkai dan juga pameran hasil karya siswa yang diadakan di lapangan pingpong.








Musikalisasi Puisi Legoland (Sumber: OASE)
Penampilan SLIME (Sumber: OASE)

  “Tujuan dari Market Day ini untuk menanamkan jiwa kewirausahaan kepada siswa dan juga supaya mereka mengerti kalau mencari uang itu susah.” ujar Novian selaku ketua panitia penyelenggaraan Market Day. Di acara ini para siswa terlihat sangat antusias. Salah satu siswa berpendapat bahwa dengan adanya Market Day ini bisa menambah uang kas kelas. Di acara ini para siswa menawarkan dagangannya dengan keunikan dari kelas mereka masing-masing. Salah satu keunikan yang ditawarkan yaitu melalui nama dagangannya. Selanjutnya, di pertengahan acara kembali ditampilkan penampilan dari peserta musikalisasi puisi. Kemudian pengunjung dihibur oleh penampilan dari SLIME yang membawakan lagu “Sorry” yang dipopulerkan oleh Justin Bieber dan “Terlatih Patah Hati” yang dipopulerkan oleh The Rain feat Endank Soekamti.


   


Stand Kelas XI IPA 3 (Sumber: OASE)

Ramainya Stand-Stand Market Day (Sumber: OASE)


Jual-Beli di Market Day (Sumber: OASE)
Photobooth Market Day & Legoland 2016 (Sumber: OASE)
Penampilan Teater Kosong (Sumber: OASE)

  Di penghujung acara, ditutup dengan penampilan memukau dari Teater Kosong yang mengambil tema “Rindu”. Selain itu, panitia juga menyediakan photobooth bagi siswa-siswi yang ingin mengabadikan kenangan pada acara Legoland. Setelah acara ditutup, para siswa tidak lupa untuk membersihkan lingkungan sekolah yang telah digunakan untuk stand mereka. Jadi, teman-teman, sudah merasakan sulitnya mencari uang bukan?  (EXS/NSL/RNR)



Folge uns auf Instagram

About me

Laporkan Penyalahgunaan

Mengenai Saya

Foto saya
OASE The School Magazine of SSHS 1 of Surakarta

Cari Blog Ini

Categories

BTemplates.com

Follow Us

Flickr Images

Pages

recent posts

Follow Me On Instagram

Like us on Facebook

Popular Posts